
Halo teman - teman Beauty Escapers!
Pernah nggak sih, kamu merasa sudah dandan maksimal, pakai baju model terbaru yang lagi tren, tapi pas ngaca malah merasa wajah kelihatan "kusam" atau kayak orang lagi kurang tidur? Atau mungkin kamu pernah tergiur beli foundation karena review selebgram yang katanya "masuk ke semua warna kulit," tapi pas diaplikasikan ke wajah kamu malah jadi abu-abu atau justru kelihatan terlalu kuning?
Well aku juga pernah di posisi itu juga LOL.
Tapi slow down dulu, masalahnya bukan di wajah atau jenis kulit kamu, kok. Kemungkinan besar, kamu cuma belum kenalan sama yang namanya undertone kulit.
Banyak orang sering tertukar antara skin tone dan undertone, dan ini juga terjadi padaku dulu loh. Padahal, memahami perbedaan keduanya adalah kunci utama buat tampil stunning setiap hari tanpa perlu filter kamera. Di postingan hari ini, kita bakal kupas tuntas cara mengetahui undertone kulit sendiri di rumah, cuma modal barang-barang di sekitar kita. Nggak perlu ke dokter kulit, nggak perlu alat canggih, cukup luangkan waktu 10 menit untuk membaca panduan lengkap ini yuk^^
Memahami Perbedaan Skin Tone dan Undertone secara Mendalam
Sebelum kita masuk ke tutorial praktisnya, mari kita luruskan dulu perbedaan skin tone dan undertone. Ini adalah fondasi penting supaya kamu nggak salah langkah saat belanja makeup atau baju nanti. Melansir penjelasan medis dari Healthline, undertone adalah rona dasar yang berada di bawah permukaan kulit dan sifatnya permanen, berbeda dengan warna kulit luar yang bisa berubah-ubah.
1. Skin Tone (Warna Permukaan Kulit)
Skin tone adalah warna kulit yang langsung terlihat oleh mata di permukaan paling luar (epidermis). Biasanya kita menyebutnya dengan istilah putih gading (fair), kuning langsat (light-medium), sawo matang (tan), atau cokelat gelap (deep).
Penting untuk diingat bahwa skin tone ini sifatnya nggak permanen.
- Jika kamu sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan, kadar melanin di permukaan kulit akan meningkat sebagai bentuk proteksi alami, sehingga kulit tampak lebih gelap atau kecokelatan.
- Sebaliknya, penggunaan skincare tertentu atau perubahan cuaca (seperti musim dingin) bisa membuat skin tone terlihat lebih cerah atau pucat.
2. Undertone (Rona Dasar Kulit)
Nah, kalau undertone adalah "warna bawah" yang ada di bawah permukaan kulit. Berbeda dengan skin tone, undertone itu permanen. Mau kamu lagi berjemur di pantai sampai kulit menggelap pun, undertone kamu nggak bakal berubah sejak lahir sampai tua. Hal ini dipengaruhi oleh faktor genetik, ketebalan lapisan kulit, serta komposisi pigmen di bawah jaringan kulit.
Secara garis besar, dunia kecantikan dan dermatologi membagi undertone menjadi tiga kategori utama:
- Cool (Dingin): Dasar warna kulit cenderung ke arah pink, kemerahan, atau kebiruan.
- Warm (Hangat): Dasar warna kulit condong ke arah kuning, emas, atau peach.
- Neutral (Netral): Campuran antara keduanya, atau tidak terlihat dominan ke salah satu warna.

Kenapa Mengetahui Undertone Itu Sangat Penting?
Mungkin kamu mikir, "Kenapa sih harus repot-repot tahu warna di bawah kulit?" Tapi percaya deh, tahu undertone itu life-changing banget buat urusan penampilan dan pengeluaran. Ini alasannya:
- Pilih Foundation Nggak Lagi Kayak Judi: Kamu nggak akan lagi mengalami drama wajah belang atau foundation yang teroksidasi jadi kusam. Kamu akan tahu shade mana yang benar-benar menyatu dengan kulit.
- Warna Baju Jadi Lebih Pas: Kamu bakal tahu kenapa kamu kelihatan keren banget pakai baju warna oranye bata, tapi kelihatan pucat pas pakai baju warna biru laut (atau sebaliknya). Ini sangat membantu dalam membangun capsule wardrobe.
- Warna Rambut yang Flawless: Memilih warna cat rambut jadi lebih gampang. Kamu nggak akan salah pilih warna yang malah bikin wajah kelihatan kusam atau lebih tua dari usia aslinya.
- Lebih Hemat Uang: Bayangkan berapa banyak uang yang kamu selamatkan karena nggak salah beli produk makeup atau baju yang akhirnya cuma numpuk di lemari karena "warnanya nggak cocok."
7 Cara Cek Undertone di Rumah Tanpa Alat Khusus
Yuk, mari kita mulai eksperimennya! Sebelum mulai, pastikan kamu berada di ruangan dengan cahaya alami (matahari). Hindari cahaya lampu bohlam atau LED karena mereka punya semburat warna (color cast) kuning atau putih yang bisa menipu mata. Waktu terbaik adalah pagi atau siang hari di dekat jendela yang terang.
1. Cara Cek Undertone Lewat Nadi (The Vein Test)
Ini adalah cara yang paling populer dan paling simpel. Coba perhatikan urat nadi di pergelangan tangan bagian dalam kamu.
- Warna Nadi Biru atau Ungu: Kamu kemungkinan besar punya Cool Undertone.
- Warna Nadi Hijau atau Olive: Selamat, kamu masuk kategori Warm Undertone. Faktanya, nadi manusia sebenarnya berwarna biru, tapi karena kamu punya rona dasar kulit kuning, perpaduan biru + kuning secara visual terlihat hijau.
- Warna Nadi Campuran/Samar: Kalau kamu melihat ada warna biru sekaligus hijau, atau malah bingung menentukan warnanya karena kelihatan samar, kemungkinan besar kamu adalah Neutral Undertone.
2. Tes Kertas Putih (The Paper Test)
Ambil selembar kertas HVS putih polos (pastikan benar-benar putih bersih). Berdiri di depan cermin dan dekatkan kertas itu ke samping wajahmu yang sudah bersih tanpa makeup.
- Jika wajahmu kelihatan agak pink atau kemerahan dibanding kertas putih, kamu adalah Cool.
- Jika wajahmu kelihatan lebih kuning, keemasan, atau agak kusam ke arah kuning, kamu adalah Warm.
- Jika wajahmu tetap terlihat segar dan tidak dominan ke warna tertentu, kamu adalah Neutral.

3. Tes Perhiasan Emas vs Perak (Jewelry Test)
Coba ambil perhiasanmu, baik itu kalung, cincin, atau anting. Ambil yang berwarna emas kuning dan perak (silver). Melansir dari Allure, cara ini sangat efektif untuk melihat bagaimana logam bereaksi dengan rona kulitmu.
- Jika kulitmu terlihat lebih "bersinar" dan sehat saat memakai perhiasan perak, kamu adalah Cool.
- Jika kulitmu terlihat lebih mewah dan segar saat memakai perhiasan emas, kamu adalah Warm.
- Bisa pakai keduanya dan tetap kelihatan kece? Kamu adalah si pemilik Neutral Undertone.
4. Reaksi Terhadap Matahari
Coba ingat-ingat momen terakhir kali kamu berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama tanpa perlindungan ekstra. Bagaimana reaksi kulitmu?
- Gampang Terbakar (Sunburn): Kulit langsung merah, perih, dan mengelupas tapi jarang sekali berubah jadi cokelat gelap. Ini adalah ciri-ciri cool undertone.
- Gampang Gelap (Tanning): Kulitmu jarang sekali merah-merah, tapi sangat cepat berubah warna jadi lebih gelap atau cokelat keemasan. Ini tanda kuat kamu punya Warm Undertone.
5. Tes Baju Warna Netral (White vs Cream)
Ambil dua helai baju, satu berwarna putih bersih (stark white) dan satu lagi berwarna krem atau putih gading (off-white/ivory).
- Pemilik Cool Undertone biasanya terlihat sangat segar dan bersemangat dengan warna putih bersih.
- Pemilik Warm Undertone justru akan terlihat lebih "hidup" dan tidak pucat dengan warna krem atau kuning gading.
6. Cek Warna di Belakang Telinga
Minta bantuan teman atau gunakan dua cermin untuk melihat bagian kulit tepat di belakang cuping telinga. Area ini adalah bagian kulit yang paling jarang terpapar polusi, matahari, atau gesekan pakaian, sehingga warnanya lebih murni.
- Jika warnanya kekuningan, berarti Warm.
- Jika warnanya kemerahan atau pinkish, berarti Cool.
7. Efek Warna Hitam dan Cokelat
Coba pakai baju warna hitam pekat dan cokelat tua secara bergantian tanpa menggunakan makeup.
- Cool Undertone: Biasanya terlihat sangat kontras dan wajah jadi lebih "tegas" dengan warna hitam.
- Warm Undertone: Wajah akan terlihat lebih hangat, berseri, dan harmonis dengan warna cokelat atau warna-warna tanah (earth tones).
Kesalahan Umum Saat Mengecek Undertone
Banyak orang gagal menentukan undertone mereka karena melakukan beberapa kesalahan kecil namun fatal. Pastikan kamu menghindari hal-hal berikut:
- Cek di Bawah Lampu Kamar: Lampu kuning bikin semua orang kelihatan warm, lampu putih kebiruan bikin semua orang kelihatan cool. Selalu gunakan sinar matahari tidak langsung.
- Kondisi Kulit Sedang Iritasi: Jika kulitmu sedang berjerawat parah atau iritasi merah, hasil tes kertas putih bisa menipu karena wajahmu akan terlihat cool (kemerahan) padahal aslinya mungkin warm.
- Menggunakan Makeup: Pastikan wajah benar-benar bersih (bare face). Sisa bronzer atau blush on akan mengacaukan persepsi warna aslimu.
- Memakai Baju Berwarna Mencolok: Saat melakukan tes, gunakan baju berwarna netral agar tidak ada pantulan warna baju ke kulit wajahmu.
Rekomendasi Gaya Berdasarkan Undertone
Berdasarkan studi mengenai pigmen kulit manusia dalam jurnal Scientific Reports, keselarasan warna sangat memengaruhi daya tarik visual seseorang. Berikut panduannya:
Si "Cool" yang Elegan
- Warna Baju: Biru royal, zamrud, ungu lavender, merah marun kebiruan, dan pink fuschia.
- Warna Rambut: Ashy blonde, hitam pekat, atau cokelat gelap dengan semburat ungu/biru.
- Makeup: Pilih lipstik merah dengan blue undertone (seperti warna buah berry). Untuk highlighter, pilih warna pearly white atau pink muda.
Si "Warm" yang Eksotis
- Warna Baju: Mustard, oranye bata (terakota), hijau olive, cokelat karamel, dan kuning emas.
- Warna Rambut: Golden brown, tembaga (copper), atau cokelat madu.
- Makeup: Lipstik warna oranye, nude kecokelatan, atau merah bata. Gunakan highlighter berwarna gold atau champagne untuk efek glowing maksimal.
Si "Neutral" yang Fleksibel
- Warna Baju: Hampir semua warna, tapi warna-warna "tengah" seperti dusty pink, abu-abu charcoal, dan hijau jade akan sangat menonjol.
- Warna Rambut: Kamu bebas memilih, tapi warna mahogany atau cokelat netral biasanya sangat aman.
- Makeup: Kamu bisa memakai warna dingin maupun hangat. Beruntung sekali!
Tips Belanja Online: Membaca Kode Produk
Pakar kecantikan di Byrdie menyarankan untuk selalu teliti melihat deskripsi produk saat belanja makeup secara daring. Biasanya merk makeup internasional memberikan kode:
- C / CR (Cool/Cool Red): Untuk yang punya nadi biru.
- W / WO (Warm/Warm Orange): Untuk yang punya nadi hijau.
- N (Neutral): Untuk yang berada di tengah-tengah.
- O (Olive): Kadang ada kategori khusus untuk kulit warm yang punya sedikit rona kehijauan.

Jadi Yang Terpenting adalah Kenali Dirimu, Pancarkan Cantikmu ya Girls!
Mengetahui undertone kulit di rumah ternyata bukan hal yang sulit, kan? Cukup dengan mengamati urat nadi atau mencoba perhiasan, kamu sudah bisa mendapatkan kunci untuk tampil lebih mempesona setiap hari.
Ingat, panduan ini bukan dimaksudkan untuk membatasi kamu dalam berekspresi. Jika kamu pemilik warm undertone tapi sangat mencintai warna biru elektrik, jangan ragu untuk memakainya! Kunci utama dari kecantikan sejati adalah rasa percaya diri. Namun, dengan memahami undertone, kamu punya "peta" yang memudahkanmu untuk menemukan warna-warna yang secara alami akan membuat kulitmu terlihat lebih sehat dan bercahaya.
Jadi, setelah melakukan tes di atas, apa hasil yang kamu dapatkan? Apakah kamu si Cool yang elegan, si Warm yang eksotis, atau si Neutral yang fleksibel? Yuk, mulai berani bereksperimen dengan warna baru!
👇🏻
...🌿Memulai Slow Living In Desa Bali"❤️
🌺Cek juga produk lain yang udah pernah aku coba dan rekomendasiiin^^
https://www.glowlicious.me/links
🌺Visit Daily Blog Updateku disini ya:
https://www.glowlicious.me/
⤵⤵🌺🌺🌺⤵⤵🌺🌺🌺⤵⤵🌺🌺🌺⤵⤵
❤️
STAY GLOW & KIND❤️

